QolamNews – Perusahaan otomotif asal China, Jaecoo, resmi meluncurkan SUV listrik pertama mereka untuk pasar Indonesia, Jaecoo J5 EV, dengan harga mulai Rp 249 juta untuk varian standar dan Rp 299,9 juta untuk varian premium.
Peluncuran ini menandai langkah agresif Jaecoo dalam menggaet konsumen yang selama ini terbiasa membeli kendaraan kategori LCGC (low‑cost green car) atau SUV bensin.
Dengan harga yang berada di kisaran mobil murah ramah lingkungan atau SUV kompak, J5 EV menghadirkan opsi mobil listrik yang lebih terjangkau dibanding banyak rival.
Daftar Isi
Spesifikasi dan nilai jual

Jaecoo J5 EV diproduksi secara lokal oleh PT Handal Indonesia Motor mulai awal Oktober 2025, sehingga mendukung harga kompetitif dan ketersediaan unit.
SUV listrik ini mengusung baterai kapasitas 60,9 kWh dan tenaga listrik sekitar 155 kW (≈210 PS) serta torsi puncak 288 Nm.
Desainnya juga punya karakter SUV ground clearance cukup, ruang kabin lega agar sesuai selera pasar Indonesia yang gemar model SUV.
Strategi harga dan pasar
Menurut pihak Jaecoo Indonesia, harga awal yang sangat kompetitif bukan semata perang harga, melainkan strategi penetrasi pasar untuk merek baru.
Variasi harga berlaku untuk 1.000 konsumen pertama artinya konsumen awal mendapatkan harga promo sebelum naik setelah target tersebut terpenuhi.
Dengan harga yang mendekati mobil LCGC dan jauh di bawah rata‑rata SUV listrik yang sudah ada, J5 EV bisa menjadi pilihan migrasi bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik.
Tantangan dan catatan penting
Walaupun harga menarik, konsumen perlu mempertimbangkan infrastruktur pengisian listrik (charger) di wilayahnya, terutama bagi pengguna di luar kota besar.
Layanan purnajual dan ketersediaan suku cadang lokal akan menentukan kenyamanan kepemilikan jangka panjang.
Selain itu, meski jarak tempuh diklaim besar oleh pabrikan, kondisi nyata penggunaan bisa berbeda dengan klaim resmi ini berlaku umum untuk mobil listrik.
Dampak terhadap pasar otomotif
Dengan hadirnya Jaecoo J5 EV, tekanan kompetitif pada segmen SUV listrik dan LCGC akan meningkat. Rival mungkin harus menyesuaikan harga atau fitur untuk menjaga daya tarik.
Jika sukses, strategi “SUV listrik terjangkau” ini bisa mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia, mendukung target elektrifikasi yang lebih luas.
Bagi konsumen yang ingin merasakan SUV listrik dengan harga “terjangkau”, J5 EV menghadirkan pilihan baru yang menarik asal aspek‑aspek layanan dan infrastruktur terpenuhi.
SUV Listrik “Murah” Jaecoo J5 EV
Dengan peluncuran ini, Jaecoo J5 EV muncul sebagai pionir SUV listrik di segmen harga menengah di Indonesia.
Konsumen yang selama ini menimbang LCGC atau SUV bensin kini memiliki alternatif listrik yang lebih terjangkau asalkan siap menghadapi tantangan layanan dan pengisian baterai.


