Daftar Isi
Cara Cek Tarif Listrik per kWh di Rumah
Pelanggan PLN dapat mengecek langsung tarif listrik per kWh dengan tiga cara, tergantung jenis meteran yang mereka gunakan.
1. Untuk Pelanggan Prabayar (Token)
Meteran prabayar memiliki layar digital dan tombol angka (seperti Hexing, Itron, Conlog, atau Star).
Berikut langkah-langkahnya:
- Tekan “07” lalu ENTER → layar menampilkan tarif per kWh (misal:
1444.70berarti Rp 1.444,70). - Tekan “09” lalu ENTER untuk melihat total kWh yang sudah digunakan.
- Tekan “10” lalu ENTER untuk melihat sisa saldo token.
Tips: Kode “07” umum berlaku di hampir semua jenis meteran. Jika tidak muncul, cek buku panduan meter atau hubungi PLN 123.
2. Untuk Pelanggan Pascabayar
Pelanggan pascabayar tidak memakai token, melainkan membayar tagihan bulanan.
Untuk mengetahui tarif:
- Lihat struk tagihan PLN (fisik atau digital di PLN Mobile).
Di sana tertera golongan, daya, jumlah pemakaian kWh, dan total biaya. - Tarif per kWh bisa dihitung:
Total tagihan ÷ Pemakaian (kWh) = Tarif per kWh.
Contoh: Tagihan Rp 288.940 dengan pemakaian 200 kWh → Tarif = Rp 1.444,7/kWh (golongan R1 1300 VA).
3. Melalui Aplikasi PLN Mobile
Langkah termudah dan paling akurat:
- Unduh PLN Mobile di Android/iOS.
- Login dengan ID pelanggan atau nomor meter.
- Pilih menu “Info Tarif” atau “Tagihan & Token”.
Di situ tertera golongan, daya, dan tarif per kWh sesuai kategori Anda.
Catatan Tambahan
PLN berharap penyesuaian tarif ini membuat masyarakat lebih hemat energi dan ikut mendukung program transisi energi nasional.
Perusahaan juga meminta pelanggan rutin mengecek tarif agar bisa mengendalikan pengeluaran listrik dengan lebih efisien.









