Scroll untuk baca artikel
Nasional

Gempa Bumi Magnitudo 4.8 Guncang Kota Tarakan Hari Ini, BMKG : Tidak Berpotensi Tsunami

×

Gempa Bumi Magnitudo 4.8 Guncang Kota Tarakan Hari Ini, BMKG : Tidak Berpotensi Tsunami

Sebarkan artikel ini
gempa tarakan terbaru
Kondisi pasca gempa di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (5/11) | Foto dok. BPBD Kota Tarakan

QolamNews – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,8 mengguncang Kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada Rabu sore.

Peristiwa gempa Tarakan hari ini menjadi salah satu kejadian seismik terbaru di wilayah Kalimantan Utara, yang dikenal berada dekat jalur sesar lokal aktif.

Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga karena getaran terasa kuat selama beberapa detik.

Meski demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Getaran Terasa 5 Detik, Warga Berlarian Keluar

Gempa terjadi sekitar pukul 17.37 WIB. Guncangan dirasakan selama kurang lebih 5 detik di sejumlah titik di Kota Tarakan.

Warga di beberapa kelurahan seperti Karang Rejo, Mamburungan, dan Tarakan Barat melaporkan merasakan getaran yang cukup kuat hingga membuat mereka berlari keluar rumah dan bangunan.

Baca Juga  Peringatan Dini Gempa-Tsunami Kini Maksimum 3 Menit dengan Akurasi Lebih dari 90%

Di salah satu rumah sakit daerah, RSUD dr. Jusuf SK Tarakan, pasien dan keluarga dievakuasi keluar gedung dengan cepat.

Beberapa pasien masih menggunakan infus dan berada di tempat tidur saat proses evakuasi berlangsung.

Pihak rumah sakit mengutamakan keselamatan pasien dan memastikan tidak ada risiko lanjutan dari gempa.

Pusat Gempa Berada di Laut Dekat Wilayah Tarakan

BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 24 kilometer tenggara Tarakan pada kedalaman sekitar 10 kilometer.

Informasi pusat gempa Tarakan ini menunjukkan aktivitas tektonik lokal di kawasan pesisir Kalimantan Utara.

Jenis gempa ini dikategorikan sebagai gempa tektonik yang terjadi akibat aktivitas sesar lokal di kawasan Tarakan.

Meski guncangan terasa cukup kuat di beberapa wilayah, gempa ini dinilai tidak menimbulkan ancaman tsunami.

Baca Juga  BMKG Pantau Dua Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem di Berbagai Wilayah Indonesia

BMKG menegaskan bahwa gempa dangkal tersebut tidak memiliki karakteristik pemicu gelombang tsunami.

Kerusakan dan Tindak Lanjut

Hingga laporan terakhir, belum terdapat laporan korban jiwa akibat gempa ini. Informasi terbaru gempa Tarakan menunjukkan bahwa situasi tetap terkendali dan pemantauan masih dilakukan oleh pihak berwenang.

Namun, sejumlah bangunan dan fasilitas publik mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Pemerintah setempat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan pendataan cepat terkait kerusakan.

Tim lapangan dari BPBD Tarakan dan instansi terkait bergerak untuk memeriksa kondisi bangunan publik, fasilitas kesehatan, dan pemukiman warga.

Fokus utama sementara ini adalah memastikan keamanan struktur bangunan sebelum warga kembali ke dalam rumah atau gedung.

Imbauan Pemerintah dan BMKG

Pemerintah mengimbau warga agar tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan.

Baca Juga  BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem 7 Oktober 2025, Hujan Lebat Ancam Bengkulu, Maluku & Papua

BMKG meminta masyarakat memeriksa kondisi bangunan masing-masing untuk memastikan tidak ada keretakan yang membahayakan.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya dan hanya merujuk pada data resmi terkait gempa.

Warga juga diminta menjaga jalur evakuasi dan tetap siaga dalam kondisi yang memungkinkan terjadi guncangan susulan.

Pentingnya Kesiapsiagaan Gempa di Wilayah Kalimantan Utara

Peristiwa gempa ini menjadi pengingat bahwa wilayah Kalimantan Utara, termasuk Tarakan, memiliki potensi aktivitas seismik akibat pergerakan sesar lokal.

Meski intensitas gempa tidak sebesar wilayah rawan gempa lainnya di Indonesia, kesiapsiagaan tetap menjadi kunci untuk meminimalkan dampak kerusakan dan risiko keselamatan warga.

Dengan respons cepat dari pemerintah daerah dan lembaga terkait, penanganan gempa ini berjalan baik.

Ke depan, pemantauan aktivitas seismik di wilayah Tarakan akan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat.